Seskab Teddy Bertemu Rektor UI dan Undip, Bahas Peringkat Perguruan Tinggi hingga Keberlanjutan – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menggelar pertemuan strategis dengan Rektor Universitas Indonesia (UI) Prof. Heri Hermansyah dan Rektor Universitas Diponegoro (Undip) Prof. Suharnomo pada Februari 2026. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional sekaligus memperkuat daya saing universitas Indonesia di tingkat global.

Diskusi tersebut menyoroti berbagai aspek penting, mulai dari peningkatan peringkat universitas dunia, penguatan riset dan inovasi, hingga strategi keberlanjutan lingkungan yang diterapkan di lingkungan kampus. Pemerintah memandang perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam pembangunan sumber daya manusia unggul dan pencapaian target pembangunan nasional jangka panjang.

Fokus Peningkatan Peringkat Universitas Dunia Seskab Teddy Bertemu

Dalam pertemuan dengan Rektor UI, pembahasan menitikberatkan pada strategi peningkatan posisi universitas Indonesia di pemeringkatan global seperti QS World University Rankings. UI sendiri berhasil mencapai peringkat 189 dunia pada edisi 2026, sebuah capaian yang mencerminkan peningkatan kualitas akademik, kolaborasi internasional, serta produktivitas riset.

Seskab Teddy Bertemu menegaskan bahwa peningkatan peringkat bukan sekadar prestise, melainkan indikator kualitas sistem pendidikan tinggi nasional. Pemerintah mendorong kampus-kampus Indonesia untuk terus meningkatkan standar pendidikan, memperluas kerja sama global, serta memperkuat reputasi riset agar mampu bersaing dengan universitas top dunia.

Target jangka panjang yang dibahas adalah menempatkan perguruan tinggi Indonesia dalam jajaran 100 besar dunia. Hal ini membutuhkan dukungan kebijakan, investasi riset, serta kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, industri, dan institusi akademik.

Kampus Berkelanjutan Jadi Prioritas

Selain peringkat akademik, isu keberlanjutan menjadi topik penting dalam pertemuan dengan Rektor Undip. Kampus tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai contoh nyata penerapan pembangunan berkelanjutan. Undip memaparkan berbagai program inovatif seperti pengelolaan sampah terpadu, efisiensi energi, serta pemanfaatan limbah menjadi sumber energi alternatif.

Program tersebut menjadi salah satu faktor yang mendorong Undip meraih posisi tinggi dalam pemeringkatan kampus hijau internasional. Pendekatan keberlanjutan ini dinilai penting karena perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membentuk kesadaran lingkungan generasi muda sekaligus menjadi laboratorium hidup bagi solusi perubahan iklim.

Sinergi Pemerintah dan Kampus untuk Masa Depan

Pertemuan Seskab Teddy dengan pimpinan UI dan Undip menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan tinggi. Kolaborasi ini tidak hanya bertujuan meningkatkan reputasi universitas Indonesia di tingkat global, tetapi juga memastikan bahwa kampus berperan aktif dalam menyelesaikan tantangan nasional dan internasional Tuna55.

Melalui dukungan kebijakan, program riset, serta penguatan ekosistem inovasi, pemerintah berharap perguruan tinggi Indonesia mampu menjadi pusat keunggulan ilmu pengetahuan sekaligus motor penggerak pembangunan berkelanjutan. Dengan strategi yang terarah dan kolaborasi berkelanjutan, pendidikan tinggi Indonesia diharapkan dapat melompat lebih jauh di panggung dunia.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *