Daftar Figur Publik dan Anak Tokoh Politik yang Pernah Menerima Beasiswa LPDPProgram beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) kembali menjadi sorotan publik di tengah perbincangan hangat di media sosial mengenai salah satu alumni yang unggahannya viral. Di tengah polemik tersebut, sejumlah nama figur publik ikut disebut karena pernah menjadi penerima program beasiswa pemerintah tersebut.

LPDP sendiri merupakan program pendanaan pendidikan yang dikelola negara dengan tujuan mencetak sumber daya manusia unggul melalui studi jenjang magister dan doktor, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Dana program ini berasal dari dana abadi pendidikan yang dialokasikan pemerintah sebagai investasi jangka panjang di sektor pendidikan nasional.

Menariknya, beberapa penerima LPDP berasal dari kalangan selebritas maupun keluarga tokoh publik. Kehadiran mereka sering menjadi perhatian karena mampu menyeimbangkan popularitas dengan prestasi akademik. Berikut sejumlah nama yang kerap disebut sebagai awardee LPDP.

  1. Tasya Kamila

Nama Tasya Kamila sudah lama dikenal publik sejak masa kecil sebagai penyanyi cilik. Di luar dunia hiburan, ia juga memiliki rekam jejak pendidikan yang kuat. Tasya tercatat memperoleh beasiswa LPDP untuk melanjutkan studi magister di Columbia University, Amerika Serikat.

Ia mengambil program Master of Public Administration (MPA) pada 2016 dan berhasil menyelesaikannya dua tahun kemudian. Prestasinya semakin menonjol karena ia lulus dengan predikat cum laude. Capaian tersebut membuatnya kerap dijadikan contoh figur publik yang serius menekuni pendidikan tinggi.

  1. Gita Gutawa

Penyanyi sekaligus putri komposer ternama Erwin Gutawa ini juga pernah mendapatkan pendanaan pendidikan dari LPDP. Gita melanjutkan studi S2 di London School of Economics and Political Science (LSE) pada 2015.

Saat itu usianya masih sangat muda, yakni sekitar 21 tahun. Sebelum melanjutkan ke jenjang magister, ia telah menyelesaikan studi sarjana ekonomi di University of Birmingham, Inggris. Rekam jejak akademiknya membuat namanya sering masuk daftar publik figur berprestasi di bidang pendidikan.

  1. Maudy Ayunda

Maudy Ayunda merupakan salah satu figur publik yang paling sering dikaitkan dengan prestasi akademik di luar negeri. Ia dikenal mampu menjalani karier di industri hiburan sekaligus menempuh pendidikan di universitas kelas dunia.

Maudy melanjutkan studi pascasarjana di Stanford University melalui program gelar ganda. Pada 2019 ia berhasil meraih dua gelar sekaligus, yaitu Master of Business Administration (MBA) serta Master of Arts di bidang pendidikan. Pilihannya untuk kuliah di Stanford sempat menjadi perhatian luas karena ia juga diterima di sejumlah kampus elite lainnya.

  1. Isyana Sarasvati

Selain dikenal sebagai penyanyi dengan kemampuan vokal dan musikalitas tinggi, Isyana Sarasvati juga memiliki latar belakang akademik yang kuat. Ia memanfaatkan beasiswa LPDP untuk melanjutkan pendidikan S2 di Royal College of Music, London.

Selama masa studi, ia menunjukkan keseriusan mendalami ilmu musik secara akademis. Pendidikan tersebut memperkaya kemampuan teknis dan teoritisnya, sekaligus memperkuat reputasinya bukan hanya sebagai artis, tetapi juga sebagai musisi dengan basis pendidikan formal yang solid.

  1. Alyssa Soebandono

Aktris Alyssa Soebandono juga termasuk nama yang pernah menerima pendanaan pendidikan dari LPDP. Ia menempuh pendidikan sarjana di Monash University, Australia, dengan jurusan Communication Arts.

Ia berhasil menyelesaikan studi pada usia relatif muda, yakni 21 tahun. Selain itu, Alyssa pernah mengikuti program pertukaran pelajar di University of Sussex, Inggris. Setelah kembali ke Indonesia, ia melanjutkan studi magister di London School of Public Relations (LSPR) Jakarta.

  1. Acha Septriasa

Figur publik lain yang dikaitkan dengan program LPDP adalah aktris sekaligus penyanyi Acha Septriasa. Ia melanjutkan studi di Limkokwing University of Creative Technology, Malaysia. Pendidikan tersebut menjadi bagian dari pengembangan kariernya di bidang seni dan industri kreatif.

  1. Mutiara Baswedan

Tidak hanya kalangan selebritas, penerima LPDP juga berasal dari keluarga tokoh politik. Salah satu nama yang sering disebut adalah Mutiara Baswedan, putri mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Mutiara memperoleh beasiswa LPDP untuk melanjutkan pendidikan magister di Harvard University, Amerika Serikat. Ia mengambil program Master of Education dengan konsentrasi Education Policy and Analysis. Kehadirannya dalam daftar penerima LPDP kerap diperbincangkan di media sosial karena latar belakang keluarganya yang dikenal publik.

Program LPDP dan Tujuannya

LPDP dirancang sebagai instrumen strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Melalui skema pendanaan ini, mahasiswa berprestasi diberi kesempatan menempuh pendidikan di perguruan tinggi terbaik dunia tanpa terbebani biaya.

Program ini dibiayai dari dana abadi pendidikan yang dikelola negara. Dana tersebut diinvestasikan dan hasil pengelolaannya digunakan untuk membiayai studi para penerima beasiswa. Dengan demikian, LPDP dipandang sebagai investasi jangka panjang pemerintah dalam membangun generasi profesional dan akademisi berkualitas.

Kontroversi yang Memicu Sorotan

Perbincangan mengenai daftar penerima LPDP kembali ramai setelah muncul unggahan dari akun media sosial @sasetyaningtyas. Dalam video yang beredar, terlihat paspor Inggris milik anaknya yang baru memperoleh kewarganegaraan Inggris.

Konten tersebut memicu reaksi publik Tuna55 karena sebagian warganet menilai narasi yang disampaikan bernada merendahkan paspor Indonesia. Sejak saat itu, isu terkait alumni LPDP dan tanggung jawab moral penerima beasiswa negara kembali menjadi topik diskusi luas di berbagai platform digital.

Kasus yang viral tersebut membuat perhatian publik kembali tertuju pada program LPDP dan para penerimanya, termasuk figur publik yang sebelumnya dikenal berprestasi. Terlepas dari polemik yang muncul, daftar nama di atas menunjukkan bahwa penerima LPDP datang dari berbagai latar belakang — mulai dari artis, akademisi, hingga keluarga tokoh nasional.

Fenomena ini menegaskan bahwa program beasiswa pemerintah bukan hanya menjadi sarana pendidikan, tetapi juga bagian dari upaya negara membangun generasi unggul yang diharapkan dapat berkontribusi bagi kemajuan Indonesia di masa depan.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *