InJourney Petakan Tiga Tantangan Strategis Pariwisata, Dorong Dari Konektivitas hingga Promosi Global – PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney) terus memperkuat posisinya sebagai holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata dengan fokus utama mengembangkan ekosistem pariwisata nasional yang terintegrasi. Perusahaan ini tidak hanya berperan sebagai operator bandara dan destinasi wisata, tetapi juga sebagai orkestrator yang menyatukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, pelaku industri, hingga mitra internasional. Dalam upaya mempercepat pemulihan dan pertumbuhan sektor pariwisata, InJourney memetakan sejumlah Tantangan Strategis Pariwisata yang perlu diatasi secara kolaboratif dan berkelanjutan.

Tiga Tantangan Strategis Pariwisata yang Diidentifikasi

InJourney menyoroti tiga tantangan utama yang menjadi fokus perhatian dalam pengembangan pariwisata Indonesia. Tantangan pertama adalah konektivitas, baik udara, darat, maupun laut, yang masih belum merata di berbagai destinasi wisata prioritas. Aksesibilitas menjadi faktor kunci dalam menentukan daya saing destinasi, karena wisatawan cenderung memilih lokasi yang mudah dijangkau dengan waktu tempuh singkat dan biaya terjangkau.

Tantangan kedua adalah kualitas destinasi dan layanan. Banyak destinasi memiliki potensi alam dan budaya yang luar biasa, namun belum didukung fasilitas memadai, standar pelayanan yang konsisten, serta manajemen destinasi yang profesional. Tanpa peningkatan kualitas ini, sulit bagi Indonesia untuk bersaing dengan negara lain yang telah lebih dulu mengembangkan pariwisata berstandar internasional.

Tantangan ketiga adalah promosi global yang masih perlu diperkuat. Meskipun Indonesia memiliki branding pariwisata yang kuat, penetrasi pasar internasional masih belum optimal. Strategi promosi digital, kerja sama dengan maskapai internasional, serta partisipasi dalam pameran pariwisata dunia menjadi langkah penting untuk meningkatkan visibilitas destinasi Indonesia di mata wisatawan global.

Strategi Penguatan Konektivitas

Untuk menjawab tantangan konektivitas, InJourney mendorong peningkatan rute penerbangan domestik dan internasional, khususnya menuju destinasi super prioritas. Optimalisasi jaringan bandara yang dikelola perusahaan juga dilakukan melalui peningkatan kapasitas terminal, modernisasi fasilitas, serta integrasi transportasi antarmoda. Langkah ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas wisatawan sekaligus meningkatkan arus kunjungan.

Peningkatan Standar Destinasi dan Layanan

Selain konektivitas, InJourney juga berfokus pada peningkatan kualitas destinasi melalui pengelolaan kawasan wisata yang berkelanjutan. Program pelatihan sumber daya manusia, sertifikasi standar layanan, dan pengembangan infrastruktur pendukung menjadi bagian dari strategi jangka panjang. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan pengalaman wisatawan, tetapi juga menciptakan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal.

Promosi Global sebagai Pengungkit Pertumbuhan

Dalam aspek promosi, InJourney mengedepankan pendekatan pemasaran terpadu berbasis data dan teknologi. Pemanfaatan platform digital, kampanye media sosial internasional, serta kolaborasi dengan influencer dan agen perjalanan global menjadi strategi utama. Promosi tidak lagi sekadar memperkenalkan destinasi, tetapi juga membangun citra Indonesia sebagai negara tujuan wisata yang aman, ramah, dan berkualitas.

Kolaborasi sebagai Kunci Keberhasilan

Keberhasilan mengatasi ketiga tantangan tersebut tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja. InJourney menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk sinergi antara pemerintah pusat, daerah, BUMN, swasta, dan komunitas lokal. Dengan kerja sama yang solid, pengembangan pariwisata dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Prospek Pariwisata Indonesia ke Depan

Dengan strategi yang terarah dan dukungan ekosistem yang kuat, prospek pariwisata Indonesia dinilai semakin menjanjikan. Upaya memperkuat konektivitas, meningkatkan kualitas destinasi, serta memperluas promosi global diyakini mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dan devisa negara. InJourney optimistis bahwa sektor pariwisata dapat menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memperkuat citra Indonesia di panggung dunia Tuna55.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *