Menkeu Purbaya: THR ASN dan TNI-Polri Cair Pada Minggu Pertama Ramadan 2026 – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah akan menyalurkan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), prajurit TNI, dan anggota Polri pada pekan pertama Ramadan 2026. Pernyataan itu disampaikan langsung kepada wartawan di Jakarta. Ia menegaskan pencairan dimulai “minggu pertama puasa,” meski tanggal pasti belum dirinci.

Kebijakan Menkeu Purbaya ini menjadi kabar positif bagi jutaan aparatur negara karena biasanya THR dibayarkan mendekati Idulfitri. Tahun ini pemerintah memilih mempercepat penyaluran agar dana dapat digunakan lebih awal untuk kebutuhan Ramadan dan Lebaran.

Selain itu, pemerintah telah menyiapkan anggaran besar guna memastikan pembayaran berjalan lancar tanpa kendala administrasi maupun fiskal.

Besaran Anggaran yang Disiapkan Menkeu Purbaya

Pemerintah mengalokasikan dana sekitar Rp55 triliun untuk pembayaran THR ASN, TNI, dan Polri tahun 2026. Anggaran ini meningkat sekitar 10 persen dibanding tahun sebelumnya.

Anggaran tersebut merupakan bagian dari strategi belanja negara di awal tahun. Dalam paparan ekonomi, pemerintah memproyeksikan total belanja negara pada triwulan I 2026 mencapai sekitar Rp809 triliun.

Langkah ini menunjukkan bahwa kebijakan THR tidak hanya bersifat kesejahteraan pegawai, tetapi juga menjadi instrumen fiskal untuk mendorong aktivitas ekonomi nasional.

Komponen THR ASN 2026

Berdasarkan regulasi terbaru, komponen THR ASN meliputi berbagai unsur pendapatan resmi pegawai negara. Komponen tersebut antara lain:

Gaji dan Tunjangan Utama

THR mencakup gaji pokok serta beberapa tunjangan tetap seperti tunjangan keluarga, tunjangan pangan, dan tunjangan jabatan atau tunjangan umum.

Tambahan Tunjangan Kinerja

Selain komponen utama, beberapa instansi juga memberikan tunjangan kinerja sesuai kebijakan masing-masing lembaga.

Struktur ini membuat nominal THR berbeda antarpegawai tergantung golongan, jabatan, dan instansi tempat mereka bekerja.

Dampak Ekonomi dari Percepatan THR

Pemerintah menilai percepatan pembayaran THR dapat menjadi stimulus konsumsi masyarakat pada awal Ramadan. Menkeu Purbaya optimistis kebijakan ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kuartal pertama 2026 karena belanja rumah tangga meningkat lebih cepat.

Belanja masyarakat biasanya melonjak menjelang Ramadan dan Idulfitri. Dengan pencairan lebih awal, perputaran uang di sektor perdagangan, transportasi, dan jasa diharapkan meningkat sejak awal bulan puasa.

Jadwal dan Kepastian Penyaluran

Walau sudah dipastikan cair pada pekan pertama Ramadan, pemerintah belum menetapkan tanggal pasti pembayaran. Purbaya hanya menegaskan penyaluran akan dilakukan “awal-awal puasa” dan dimulai dalam waktu dekat.

Perkiraan jadwal awal Ramadan 2026 jatuh sekitar pertengahan Maret, sehingga pencairan diprediksi berlangsung antara pertengahan hingga minggu ketiga bulan tersebut.

Kepastian tanggal biasanya akan diumumkan setelah regulasi teknis dan mekanisme transfer selesai diproses oleh Kementerian Keuangan serta instansi terkait.

Kebijakan pencairan THR ASN, TNI, dan Polri pada minggu pertama Ramadan 2026 menunjukkan strategi pemerintah menggabungkan tujuan kesejahteraan aparatur dengan stimulus ekonomi nasional. Dengan anggaran sekitar Rp55 triliun dan jadwal pencairan lebih awal, pemerintah berharap daya beli masyarakat meningkat sejak awal Ramadan, sehingga aktivitas ekonomi kuartal pertama dapat terdorong.
Meski tanggal pasti belum diumumkan, kepastian waktu pencairan di awal puasa sudah memberikan kepastian bagi para aparatur negara dalam merencanakan kebutuhan Ramadan dan Lebaran https://npcdesy.com/.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *